Tanamkan Kesadaran Gizi Sejak Dini, KKN Undip Ajak Siswa SDN Gupit 01 Kenali “Isi Piringku, Gizi Seimbang” dalam Mendukung SDG 2: Zero Hunger

Desa Gupit, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, 13 Agustus 2026 — Pemahaman mengenai gizi seimbang perlu dikenalkan sejak usia sekolah sebagai bekal dalam membentuk kebiasaan makan yang sehat. Anak-anak perlu mengetahui bahwa tubuh membutuhkan beragam zat gizi yang diperoleh dari berbagai jenis makanan untuk mendukung pertumbuhan, aktivitas, dan proses belajar. Namun, pemahaman mengenai jenis makanan, fungsi zat gizi, dan penerapan pola makan seimbang perlu diperkuat melalui edukasi yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Hanum sebagai mahasiswa Gizi Universitas Diponegoro yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gupit melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan berupa edukasi dan sosialisasi gizi seimbang kepada siswa SDN Gupit 01. Kegiatan tersebut bertemakan “Isi Piringku - Gizi Seimbang” sebagai upaya memperkenalkan prinsip pemenuhan gizi kepada siswa-siswi sekolah dasar.

Edukasi disampaikan menggunakan media PowerPoint yang dirancang dengan bahasa sederhana dan pendekatan visual yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Materi edukasi mencakup pentingnya makanan bagi tubuh, zat gizi yang dibutuhkan tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral beserta fungsi dasarnya. Siswa juga dikenalkan dengan empat kelompok makanan utama, yaitu makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, dan buah-buahan. Pemahaman siswa kemudian diarahkan pada penerapan konsep “Isi Piringku” dalam satu kali makan. Siswa diajak mengenali pentingnya keberagaman makanan dan memahami porsi kelompok makanan dalam satu piring.Agar edukasi tidak berlangsung satu arah, Hanum mengemas kegiatan secara interaktif dengan siswa yang diberikan kesempatan untuk bertanya, bernyanyi bersama, dan mengikuti permainan mengelompokkan berbagai gambar makanan sesuai kelompok makanan dalam konsep “Isi Piringku”. Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat secara langsung mengidentifikasi jenis makanan dan menghubungkannya dengan kelompok pangan yang tepat.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, dan seimbang serta mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi sejak usia sekolah menjadi langkah promotif dalam membangun kesadaran mengenai pemenuhan gizi yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan edukasi ini turut berkontribusi terhadap SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan pengetahuan mengenai pemenuhan kebutuhan gizi, keberagaman pangan, dan penerapan pola makan seimbang. Kegiatan juga memiliki keterkaitan dengan SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) karena edukasi mengenai gizi seimbang dapat menjadi bagian dari upaya promotif dalam membangun pemahaman dan perilaku yang mendukung kesehatan sejak usia dini.

Penulis: Hanum Nailal Fadilah (22030123130073)

Admin: Stevanus Ringgas Perangin Angin (24050123140142)