Sejarah Desa Gupit
Desa Gupit merupakan salah satu desa yang bebatasan dengan Kabupaten Wonogiri dan ditandai dengan Sungai Bengawan Solo di Wilayah Kabupaten Sukoharjo. Desa ini terletak di Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo ini memiliki akses yang mudah untuk dituju dari Kota Solo dan Wonogiri.
Sebelum terbentuknya Pemerintahan Desa Gupit belum ada namanya,menurut cerita yang dihimpun dari para tokoh-tokoh masyarakat dikala masa hidupnya,yaitu "Pardi Nyoto Kariyo,Nyoto Sumaryo dan Sunardi menceritakan bahwa pada waktu itu Ada dua orang Prajurit dari Pajajaran yaitu Kyai Guntur dan Kyai Gupit yang tinggal dan menetap diwilayah tersebut.
Kyai Gupit yang bertugas sebagai penasehat atau ahli strategi dan bertempat tinggal dan dimakamkan di dukuh Gupit. Sedangkan Kyai Guntur Geni bertugas sebagai Panglima perangnya yang menjaga keamanan di sekitar Bengawan Solo, karena lalu lintas penjajah waktu itu, satu-satunya transportasi lewat air dan Kyai Guntur dimakamkan di dukuh Guntur
Pada Tahun 1946 Awal Pemerintahan Desa Gupit yang dipimpin oleh "Asmo Pawiro" selama kurang lebih 15 Tahun.
Pada masa pimpinan beliu kantor pemerintahan Desa Gupit berpindah-pindah tempat, pernah kantor tersebut didukuh Gupit pada masa itu.setelah itu dipimpin oleh "Bakat" Pada Tahun 1961 sampai Tahun 1980, kemudian pucuk pimpinan Desa Gupit dipimpin oleh Harjo Dinomo mulai Tahun 1980 sampai Tahun 1986.
Pada Tahun 1986 sampai Tahun 1998 selama 2(dua Periode dipimpin oleh Suparjo. Kemudian Kepala Desa Gupit diteruskan oleh "Suyadi" selama 2(dua)preode yaitu Tahun 1998 sampai Tahun 2012.
Tahun 2012 sampai sekarang dipimpin oleh "Bibit Riyanto" yang akan berakhir masa jabatan di Tahun 2026.